Thursday, September 20, 2012

Multi Booting Windows 7, Windows 8, dan Linux Ubuntu/Backtrack


MULTI BOOTING WINDOWS 7, WINDOWS 8, DAN LINUX UBUNTU

Sebelumnya saya meminta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan ataupun prosedur dari tutorial yang saya berikan ini. tapi hal ini sudah saya coba dan berhasil 100%, dan sekarang notebook kecil saya (Toshiba NB305) menjalankan 3 Operating system didalamnya (windows 7, windows 8, dan linux Bactrack 5 R2).
cukup pembukaannya mari kita lihat cara pengaturannya.

1. Menyeting HDD (Hard Disk Drive)

                Kebanyakan PC/Laptop sekarang menggunakan Disk Drive dalam Ekstensi Dynamic, dan ini tidaklah bagus jika akan melakukan dual booting sesama windows. Ex: Windows 7 & Windows 8. jika anda melakukan dual booting antara Windows 7 dan windows 8, maka yang terjadi ketika booting anda akan otomatis masuk kedalam boot Windows 8. meski anda menginstall windows 7 dan 8 pada partisi yang berbeda. hal ini disebabkan oleh Hard Disk yang berekstensi dynamic, Windows 8 yang merupakan upgradetan nya windows 7 akan mengambil alih partisi C tempat dimana windows 7 di install. dan menaruh semua data windows 7 menjadi windows.old di dalam partisi C, dan semua fitur dari windows 7 tidak bisa digunakan.
hal ini bisa kita hindari dengan cara mengganti ekstensi Hard Disk dari Dynamic menjadi Basic. hanya perlu tahu bagaimana caranya saja dan selesai.
Ø  yang diperlukan adalah sebuah software tools yang menakjubkan tapi simple untuk digunakan. Nama software ini adalah mini tools partition wizard, dan bisa di download langsung dari situs resminya http://www.partitionwizard.com/download.html. Atau bisa di googling aja.

   
Ø  Klik kanan Pada Harddisk yang akan anda Convert ekstensinya, lalu pilih convert Dynamic to Basic. (Notes: Ketika anda akan melakukan hal ini, pastikan bahwa anda sudah membackup semua data penting sebelum mengkonvert harddisk tersebut. Kesalahan/error yang bisa disebabkan oleh prosedur ini adalah hilangnya boot mgr yg menyebabkan windows failure to booting/kegagalan system startup. Namun bisa dengan mudah diperbaiki dengan menggunakan CD Windows 7/recovery Image win 7/etc. Tinggal di run cd/usb bootable saja lalu gunakan system startup and repair. Bisa dipastikan bahwa tidak akan terjadi kesalahan/hilangnya data pada partisi-partisi anda, karena system startup hanya akan mereplace boot mgr nya aja).
Ø  Selesai mengklik konvert harddisk dari dynamic ke basic computer akan meminta reboot untuk menyelesaikan konvertnya. (notes: pastikan anda sudah menyiapkan CD recovery/CD windows 7/ISO OS windows 7 yang sudah anda burn to flashdisk(bootable USB) hal ini untuk mengantisipasi failure to start disaat selesai convert harddisk. Jika anda tidak punya ISO recovery windows 7 nih addressnya :  www.windowsreinstall.com/winre/createfromiso/
Ø  Sekarang Harddisk anda sudah siap di masukan OS sebanyak yang anda inginkan.



2. Menginstall windows 8 side by side dengan windows 7

Ø  Siapkan ISO windows 8 yang sudah anda punya ( jika belum nih Addressnya : windows.microsoft.com/en-US/windows-8/download
Ø  Pastikan setup bios untuk booting sudah benar (booting dari CD rom/USB Flashdisk)
Ø  Jalankan Installation windows 8.
 

    
Ø  Ikuti petunjuk Installasi,

Ø  Pilih Custom: pada pilihan type of installation/tipe install (kan ada 2 pilihan upgrade atau custom/advanced) jika anda memilih upgrade maka say goodbye to your windows 7 OS and file.


Ø  Setelah memilih Advanced Installation type, anda akan dituntun menuju tempat pemilihan partisi dimana anda akan menginstall windows 8. Klik pada partisi yang anda inginkan/siapkan untuk penginstallan windows 8. (yang pasti jangan di Drive/Partisi C).

Ø  Setelah yakin pada pilihan partisi anda, klik Next untuk proses installasi. Tunggu sampai computer restart. (Disini pastikan bahwa booting windows melalui harddisk Internal anda/ Flash disk dan CD install udah di reject).

Ø  Windows 8 boot manager akan tampil dan meminta anda untuk memilih OS mana yang akan anda jadikan Default Booting. Anda harus memilih Windows 7 sebagai default booting manager, dengan cara klik pada change default operating system pada advance setting di bagian kiri paling bawah, lalu memilih windows 7.
Ø  Sekarang kembali pada boot manager windows 8, anda tinggal klik pada icon windows 8 untuk melakukan startup dengan OS windows 8. Yang akan menuntun kita menuju sisa dari proses penginstallan.

Ø  Begitu penginstallan anda berhasil/finish, komputer akan melakukan reboot. Disini bisa anda lihat apa komputer anda sudah menjalankan system multi booting atau belum, jika sudah jadi multi booting, maka windows boot manager akan menampilkan pilihan OS mana yang akan anda pilih.
Ø  Pilih windows 8, karena sampai tahap ini windows 8 masih belum selesai di konfigurasi.

Ø  Ikuti perintah selanjutnya sampai anda berhasil 100% alias sudah melihat tampilan start dan desktop windows 8.
Ø  Selamat anda sudah berhasil menjalankan system dual booting windows 7 dan windows 8 side by side pada computer anda. (Notes: Jangan heran/kaget jika pada komputer saat anda login dengan OS windows 8. Komputer Management windows 8 terinstall di drive C, dan windows 7 berpindah ke partisi lain. Hal ini biasa saja dan tidak menyebabkan Error. Ini disebabkan windows akan mengganti Drive Letter ke C sebagai LAB.)

3. Menginstal OS Linux (Ubuntu/Backtrack) side by side dengan OS Windows 7 dan 8.

Ø  Siapkan ISO Linux yang anda punya (CD/USB Bootable)
Ø  Siapkan Partisi khusus yang akan digunakan untuk penginstalan OS Linux. (Cara membuat partisi baru dapat anda lakukan dengan bantuan software mini tools partition wizard/etc, dan dari system windows sendiri melalui disk management. Jika anda belum mengerti cara membuat partisi baru pada harddisk, anda dapat membaca tutorialnya Disini).
Ø  Ketika anda berhasil membuat partisi baru (Shrink), kalau bisa partisi tersebut Tidak usah di format (alias Unlocated). Karena kalaupun anda memformatnya NTFS/FAT pada akhirnya anda akan memformatnya juga, di samping itu akan lebih mudah menemukan partisi yang kosong (Free space/unlocated) pada saat proses penginstalan OS Linux.
Ø  Ketika ke-3 hal diatas sudah anda lakukan, kini kita masuk ke intinya.
Ø  Jalankan Live ISO OS Linux anda, (Pastikan setingan Bios untuk booting sudah di set dengan benar)
Ø  Ketika Live CD OS linux dijalankan pertama kali, anda akan diberi pilihan seperti apa anda akan menjalankan Live Iso OS tersebut.
Ø  (saya rekomendasikan pilih try/coba dulu atau biasanya yang paling atas) biasanya itu adalah pilihan dimana kita menjalankan live CD tanpa instalasi. Proses instalasinya dapat anda lakukan ketika anda sudah berada pada desktopnya (Linux Ubuntu & Backtrack).
Ø  Anda dapat mereview dan menilai System dan Tampilannya terlebih dulu sebelum memastikan anda mau menggunakannya secara permanen atau tidak. Dan kalau anda sudah memutuskan akan menggunakannya…
Ø  Klik Installation icon yang berada di desktop (Ini jika anda masuk dengan menggunakan rekomendasi saya diatas). Kalau tidak anda bisa langsung memilih Installasi di highlight booting pada pertama kali live ISO dijalankan.
Ø  Ikuti Step by step (langkah demi langkah) yang dianjurkan prosedur penginstallan, sampai pada pilihan type penginstalan/booting.

Ø  Pada Pilihan Installation type Pilih Something Else (Ini jika anda tidak dihadapkan pada 3 atau 4 pilihan tergantung Live CD yang anda gunakan). Yang pasti jangan sampai memilih pilihan use entire disk/replace windows 7, that’s will be messed up.
Ø  Pilih partisi yang detailnya free space, lalu pilih format atau tekan saja space. Format hardisk tersebut dengan ekstensi Ext4, dan mount as “/” (tanpa tanda kutip). Isikan Volume/Ukuran berapa MB/GB yang akan anda pakai di partisi ini. (Kalau boleh 100% dari free space dibagi 80:20 yang artinya untuk partisi ini adalah 80% dari free space yang tersedia). Jika sudah semua anda tinggal klik format/ok.

Ø  Klik lagi pada partisi free space yang masih ada lalu tekan space, masukan semua volume atau ukuran MB/GB yang tersisa di free space untuk partisi ini. Partisi bukanlah tempat system reserve tapi hanya sebagai Swap Area untuk Linux. Setelah itu Format.

Ø  Kini anda tinggal memilih partisi yang anda mount as”/” (partisi yang pertama anda format) sebagai tempat untuk menginstall OS Linux anda. Dan ikuti pengarahan selanjutnya, perhatikan dengan seksama setiap window yang muncul. Anda akan menemui tulisan make boot manager yang harus anda centangi untuk bisa menghidupkan OS Linux anda (Namun hal ini tergantung pada live CD itu sendiri, ada yang memang otomatis dan ada pula yang manual).
  

4. Final Step to Finish it.

Ø  Setelah selesai menginstall OS Linux, komputer akan melakukan reboot. Namun anda tidak akan menemui boot mgr dari OS Linux pada main screen windows 7 boot manager (Dimana hanya akan terlihat windows 7 dan 8 saja)
Ø  Pilih windows 7, dan tekan enter.
Ø  Kini anda sedang login kedalam windows 7 Operating system. Dari sini anda dapat mengatur konfigurasi boot manager yang akan anda gunakan setiap kali anda menghidupkan komputer anda. Caranya : Klik start, klik kanan pada computer lalu klik Properties. Anda akan masuk ke komputer properties, lalu klik System Advanced Settings. Jika sudah masuk kedalam system properti, klik setting pada pilihan advanced Startup dan recovery. (Dari Sini anda dapat mengatur Default Operating System dan juga menentukan waktu lamanya boot manager menampilkan daftar OS.


Ø  Jika di pilihan Default Operating system anda masih belum menemukan boot manager dari OS Linux yang anda Install, maka saatnya mengganti senjata.
Ø  Download Software rakitan Neosmart Technology langsung saja dari neosmart.net, nama softwarenya adalah Easy BCD.

Ø  Setelah finish di download, klik kanan lalu Run as Administrator, dan pilih add new entry untuk memasukan Boot mgr linux kedalam daftar booting computer anda.

Ø  Dalam directory add new entry, pilih Tab Icon Linux dan Ganti type group dan isikan nama distro linux yang sudah anda install di computer anda. Kemudian klik add new entry seperti gambar dibawah.

Restart computer anda dan cek it out. Ketiga OS dalam Komputer anda kini bekerja dengan baik.
Mohon maaf jika salah penulisan, kata, dan prosedurnya. Hanya ingin membagi pengalaman saja. Semoga bermanfaat…!!! (semua Kritik, saran, dan makian di terima kok).


2 comments:

  1. ada link mirror ga gan buat EasyBCD nya,, bayar soalnya

    ReplyDelete
  2. Maaf ni, udah lama gak disini jadi gak tau kalo ada comment, coba di googling aja dulu. aku dah gak ada karena kelalaian jadi semua data file & program hilang.. hehe

    mirrornya juga kurang tau ada gak.

    ReplyDelete