MULTI
BOOTING WINDOWS 7, WINDOWS 8, DAN LINUX UBUNTU
Sebelumnya saya
meminta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan ataupun prosedur dari tutorial
yang saya berikan ini. tapi hal ini sudah saya coba dan berhasil 100%, dan
sekarang notebook kecil saya (Toshiba NB305) menjalankan 3 Operating system
didalamnya (windows 7, windows 8, dan linux Bactrack 5 R2).
cukup pembukaannya
mari kita lihat cara pengaturannya.
1. Menyeting HDD
(Hard Disk Drive)
Kebanyakan PC/Laptop sekarang
menggunakan Disk Drive dalam Ekstensi Dynamic, dan ini tidaklah bagus jika akan
melakukan dual booting sesama windows. Ex: Windows 7 & Windows 8. jika anda
melakukan dual booting antara Windows 7 dan windows 8, maka yang terjadi ketika
booting anda akan otomatis masuk kedalam boot Windows 8. meski anda menginstall
windows 7 dan 8 pada partisi yang berbeda. hal ini disebabkan oleh Hard Disk
yang berekstensi dynamic, Windows 8 yang merupakan upgradetan nya windows 7
akan mengambil alih partisi C tempat dimana windows 7 di install. dan menaruh
semua data windows 7 menjadi windows.old di dalam partisi C, dan semua fitur
dari windows 7 tidak bisa digunakan.
hal ini bisa kita
hindari dengan cara mengganti ekstensi Hard Disk dari Dynamic menjadi Basic.
hanya perlu tahu bagaimana caranya saja dan selesai.
Ø
yang diperlukan adalah sebuah software
tools yang menakjubkan tapi simple untuk digunakan. Nama software ini adalah
mini tools partition wizard, dan bisa di download langsung dari situs resminya http://www.partitionwizard.com/download.html.
Atau bisa di googling aja.
Ø Klik kanan Pada Harddisk yang akan anda Convert ekstensinya, lalu
pilih convert Dynamic to Basic. (Notes: Ketika anda akan melakukan hal ini,
pastikan bahwa anda sudah membackup semua data penting sebelum mengkonvert
harddisk tersebut. Kesalahan/error yang bisa disebabkan oleh prosedur ini
adalah hilangnya boot mgr yg menyebabkan windows failure to booting/kegagalan
system startup. Namun bisa dengan mudah diperbaiki dengan menggunakan CD
Windows 7/recovery Image win 7/etc. Tinggal di run cd/usb bootable saja lalu
gunakan system startup and repair. Bisa dipastikan bahwa tidak akan terjadi
kesalahan/hilangnya data pada partisi-partisi anda, karena system startup hanya
akan mereplace boot mgr nya aja).
Ø Selesai mengklik konvert harddisk dari dynamic ke basic computer akan
meminta reboot untuk menyelesaikan konvertnya. (notes: pastikan anda sudah
menyiapkan CD recovery/CD windows 7/ISO OS windows 7 yang sudah anda burn to flashdisk(bootable
USB) hal ini untuk mengantisipasi failure to start disaat selesai convert
harddisk. Jika anda tidak punya ISO recovery windows 7 nih addressnya : www.windowsreinstall.com/winre/createfromiso/
Ø Sekarang Harddisk anda sudah siap di masukan OS sebanyak yang anda
inginkan.
2. Menginstall
windows 8 side by side dengan windows 7
Ø Siapkan ISO windows 8 yang sudah anda punya ( jika belum nih
Addressnya : windows.microsoft.com/en-US/windows-8/download
Ø Pastikan setup bios untuk booting sudah benar (booting dari CD rom/USB
Flashdisk)
Ø Jalankan Installation windows 8.
Ø
Ikuti petunjuk Installasi,
Ø Pilih Custom: pada pilihan type of installation/tipe install (kan ada
2 pilihan upgrade atau custom/advanced) jika anda memilih upgrade maka say goodbye
to your windows 7 OS and file.
Ø Setelah memilih Advanced Installation type, anda akan dituntun menuju
tempat pemilihan partisi dimana anda akan menginstall windows 8. Klik pada
partisi yang anda inginkan/siapkan untuk penginstallan windows 8. (yang pasti
jangan di Drive/Partisi C).
Ø Setelah yakin pada pilihan partisi anda, klik Next untuk proses installasi.
Tunggu sampai computer restart. (Disini pastikan bahwa booting windows melalui
harddisk Internal anda/ Flash disk dan CD install udah di reject).
Ø Windows 8 boot manager akan tampil dan meminta anda untuk memilih OS
mana yang akan anda jadikan Default Booting. Anda harus memilih Windows 7
sebagai default booting manager, dengan cara klik pada change default operating
system pada advance setting di bagian kiri paling bawah, lalu memilih windows
7.
Ø Sekarang kembali pada boot manager windows 8, anda tinggal klik pada
icon windows 8 untuk melakukan startup dengan OS windows 8. Yang akan menuntun
kita menuju sisa dari proses penginstallan.
Ø Begitu penginstallan anda berhasil/finish, komputer akan melakukan
reboot. Disini bisa anda lihat apa komputer anda sudah menjalankan system multi
booting atau belum, jika sudah jadi multi booting, maka windows boot manager
akan menampilkan pilihan OS mana yang akan anda pilih.
Ø Pilih windows 8, karena sampai tahap ini windows 8 masih belum selesai
di konfigurasi.
Ø Ikuti perintah selanjutnya sampai anda berhasil 100% alias sudah
melihat tampilan start dan desktop windows 8.
Ø Selamat anda sudah berhasil menjalankan system dual booting windows 7
dan windows 8 side by side pada computer anda. (Notes: Jangan heran/kaget jika pada
komputer saat anda login dengan OS windows 8. Komputer Management windows 8 terinstall di drive C, dan windows 7 berpindah ke
partisi lain. Hal ini biasa saja dan tidak menyebabkan Error. Ini disebabkan
windows akan mengganti Drive Letter ke C sebagai LAB.)
3. Menginstal OS
Linux (Ubuntu/Backtrack) side by side dengan OS Windows 7 dan 8.
Ø Siapkan ISO Linux yang anda punya (CD/USB Bootable)
Ø Siapkan Partisi khusus yang akan digunakan untuk penginstalan OS
Linux. (Cara membuat partisi baru dapat anda lakukan dengan bantuan software
mini tools partition wizard/etc, dan dari system windows sendiri melalui disk
management. Jika anda belum mengerti cara membuat partisi baru pada harddisk,
anda dapat membaca tutorialnya Disini).
Ø Ketika anda berhasil membuat partisi baru (Shrink), kalau bisa partisi
tersebut Tidak usah di format (alias Unlocated). Karena kalaupun anda
memformatnya NTFS/FAT pada akhirnya anda akan memformatnya juga, di samping itu
akan lebih mudah menemukan partisi yang kosong (Free space/unlocated) pada saat
proses penginstalan OS Linux.
Ø Ketika ke-3 hal diatas sudah anda lakukan, kini kita masuk ke intinya.
Ø Jalankan Live ISO OS Linux anda, (Pastikan setingan Bios untuk booting
sudah di set dengan benar)
Ø Ketika Live CD OS linux dijalankan pertama kali, anda akan diberi
pilihan seperti apa anda akan menjalankan Live Iso OS tersebut.
Ø (saya rekomendasikan pilih try/coba dulu atau biasanya yang paling
atas) biasanya itu adalah pilihan dimana kita menjalankan live CD tanpa
instalasi. Proses instalasinya dapat anda lakukan ketika anda sudah berada pada
desktopnya (Linux Ubuntu & Backtrack).
Ø Anda dapat mereview dan menilai System dan Tampilannya terlebih dulu
sebelum memastikan anda mau menggunakannya secara permanen atau tidak. Dan
kalau anda sudah memutuskan akan menggunakannya…
Ø Klik Installation icon yang berada di desktop (Ini jika anda masuk
dengan menggunakan rekomendasi saya diatas). Kalau tidak anda bisa langsung
memilih Installasi di highlight booting pada pertama kali live ISO dijalankan.
Ø Ikuti Step by step (langkah demi langkah) yang dianjurkan prosedur
penginstallan, sampai pada pilihan type penginstalan/booting.
Ø Pada Pilihan Installation type Pilih Something Else (Ini jika anda
tidak dihadapkan pada 3 atau 4 pilihan tergantung Live CD yang anda gunakan).
Yang pasti jangan sampai memilih pilihan use entire disk/replace windows 7,
that’s will be messed up.
Ø Pilih partisi yang detailnya free space, lalu pilih format atau tekan saja space. Format hardisk
tersebut dengan ekstensi Ext4, dan mount as “/” (tanpa tanda kutip). Isikan
Volume/Ukuran berapa MB/GB yang akan anda pakai di partisi ini. (Kalau boleh
100% dari free space dibagi 80:20 yang artinya untuk partisi ini adalah 80%
dari free space yang tersedia). Jika sudah semua anda tinggal klik format/ok.
Ø Klik lagi pada partisi free space yang masih ada lalu tekan space, masukan
semua volume atau ukuran MB/GB yang tersisa di free space untuk partisi ini.
Partisi bukanlah tempat system reserve tapi hanya sebagai Swap Area untuk
Linux. Setelah itu Format.
Ø Kini anda tinggal memilih partisi yang anda mount as”/” (partisi yang
pertama anda format) sebagai tempat untuk menginstall OS Linux anda. Dan ikuti
pengarahan selanjutnya, perhatikan dengan seksama setiap window yang muncul.
Anda akan menemui tulisan make boot manager yang harus anda centangi untuk bisa
menghidupkan OS Linux anda (Namun hal ini tergantung pada live CD itu sendiri,
ada yang memang otomatis dan ada pula yang manual).
4. Final Step to
Finish it.
Ø Setelah selesai menginstall OS Linux, komputer akan melakukan reboot.
Namun anda tidak akan menemui boot mgr dari OS Linux pada main screen windows 7
boot manager (Dimana hanya akan terlihat windows 7 dan 8 saja)
Ø Pilih windows 7, dan tekan enter.
Ø Kini anda sedang login kedalam windows 7 Operating system. Dari sini
anda dapat mengatur konfigurasi boot manager yang akan anda gunakan setiap kali
anda menghidupkan komputer anda. Caranya : Klik start, klik kanan pada computer
lalu klik Properties. Anda akan masuk ke komputer properties, lalu klik System
Advanced Settings. Jika sudah masuk kedalam system properti, klik setting pada
pilihan advanced Startup dan recovery. (Dari Sini anda dapat mengatur Default
Operating System dan juga menentukan waktu lamanya boot manager menampilkan
daftar OS.
Ø Jika di pilihan Default Operating system anda masih belum menemukan
boot manager dari OS Linux yang anda Install, maka saatnya mengganti senjata.
Ø Download Software rakitan Neosmart Technology langsung saja dari
neosmart.net, nama softwarenya adalah Easy BCD.
Ø Setelah finish di download, klik kanan lalu Run as Administrator, dan
pilih add new entry untuk memasukan Boot mgr linux kedalam daftar booting
computer anda.
Ø Dalam directory add new entry, pilih Tab Icon Linux dan Ganti type
group dan isikan nama distro linux yang sudah anda install di computer anda.
Kemudian klik add new entry seperti gambar dibawah.
Restart computer
anda dan cek it out. Ketiga OS dalam Komputer anda kini bekerja dengan baik.
Mohon maaf jika
salah penulisan, kata, dan prosedurnya. Hanya ingin membagi pengalaman saja.
Semoga bermanfaat…!!! (semua Kritik, saran, dan makian di terima kok).






















ada link mirror ga gan buat EasyBCD nya,, bayar soalnya
ReplyDeleteMaaf ni, udah lama gak disini jadi gak tau kalo ada comment, coba di googling aja dulu. aku dah gak ada karena kelalaian jadi semua data file & program hilang.. hehe
ReplyDeletemirrornya juga kurang tau ada gak.